Memahami Array Lebih Mendalam Pada Pemrograman PHP

Bahasa PHP memiliki banyak fungsi yang dapat digunakan untuk mengolah data terutama pada variabel array, seperti fungsi untuk menjumlahkan data pada array, menggabungkan data pada array, Menambah data array, menghapus data array, Merubah String menjadi Array, dan lain sebagainya.

Daftar isi

1. Pengertian Array Pada PHP

Secara Umum, Array Adalah salah satu fitur PHP yang dapat digunakan untuk menampung banyak nilai sekaligus dalam satu variabel. Variabel Array dapat menyimpan Nilai dalam bentuk Angka maupun String.

Array Pada PHP tidak termasuk dalam istilah Scalar Variable, yaitu satu variabel hanya bisa menyimpan satu nilai. Artinya, Array berbeda dengan konsep seperti tipe data string, angka, integer, maupun boolean.

Contoh Kode PHP untuk membuat variabel Array
Gambar 1

Cara membuat Array cukup mudah, Anda bisa memanfaatkan fungsi array(), sedangkan untuk cara Penulisan Array seperti pada gambar diatas. Secara default, sebuah Array yang berisi beberapa data akan memiliki nomor index/key yang dimulai dari angka 0,1,2 dan seterusnya.

2. Menampilkan Nilai dari Variabel Array

Cara menampilkan Nilai dari variabel Array sedikit berbeda dengan cara menampilkan nilai pada variabel biasa, dimana pada variabel biasa Anda bisa menampilkan nilainya hanya dengan menggunakan fungsi echo atau print kemudian diikuti nama variabelnya. Misal, echo $nama;.

Nah, untuk menampilkan Nilai dari Array secara individu, Anda bisa menambahkan nomor index atau key yang ditulis didalam kurung siku '[]' setelah penulisan nama variabel array. Misal, echo $data[2];.

Sedangkan, untuk menampilkan semua Nilai Array sekaligus dalam satu perintah, Anda bisa menggunakan fungsi print_r(). Argumen dalam tanda kurung lengkung tersebut bisa Anda isi dengan nama variabel Array. Misal, print_r($data);.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    // Variabel Array ini berisi data berupa nama-nama Hari.
    $data = array("Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jum'at","Sabtu","Minggu");
    
    // Perintah ini akan menampilkan 1 nilai dari array
    echo "Nilai Array dengan Index Nomor 2 Adalah ".$data[2];

    echo "<pre>";
        // Perintah Untuk Menampilkan Semua Data dari Array.
        print_r($data);
    echo "</pre>";
?>

Contoh kode diatas akan menampilkan output berupa nama-nama hari, dan berikut tampilan kode diatas jika dijalankan pada halaman web.

Contoh kode PHP untuk Menampilkan Nilai dari Array
Gambar 2

3. Mengatur Index/Key Pada Array

Pada pembahasan No 2, Secara otomatis nomor index/key pada variabel $data akan berisi angka 0,1,.. ,6. Nah, angka-angka index tersebut bisa Anda atur secara manual. Berikut 2 cara untuk mengatur index array.

3.1  Atur Index Array dengan Karakter(=>)

Anda bisa mengatur Angka index sesuai yang diinginkan, misal angka index diatur dengan angka 2,4,7,5,9. Untuk mengatur angka-angka index, Anda bisa menggunakan karakter =>.

Atur index array dengan karakter =>
Gambar 3.1

Cara penulisan seperti contoh dari kode PHP diatas, angka index tidak dimulai lagi dari angka 0,1,2, dan seterusnya. Namun, Angka index telah diatur dengan angka khusus yaitu 2,4,7,5,9.

3.2  Atur Index Array dengan String

Selain menggunakan Angka sebagai index Array, Anda bisa mengatur index dengan menggunakan String, misal H-1, H-2, H-3. Untuk menulis nama index, jangan lupa gunakan tanda kutip. berikut contohnya.

Atur index array dengan string
Gambar 3.2

Untuk menampilkan nilai dari variabel array dengan index string, tidak jauh berbeda dengan nilai array dengan index yang berisi angka(pada pembahasan No 2).

4. Menjumlahkan isi Data Pada Array(count)

Beberapa Nilai atau data yang ada pada variabel array, berapun banyaknya nilai pada Array, banyaknya nilai tersebut bisa Anda jumlah dengan menggunakan fungsi count().

count adalah salah satu fungsi yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah nilai atau item dalam variabel array. Fungsi count berguna jika misalkan Anda memerlukan banyak proses seperti menambah dan mengurangi nilai pada Array. Berikut contoh kode php dengan memanfaatkan count().

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    // Variabel Array ini berisi data berupa nama-nama Hari.
    $data = array("Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jum'at","Sabtu","Minggu");
    
    // Perintah ini akan menampilkan jumlah data pada Array
    echo 'Jumlah Data Pada Variabel Array yaitu $data adalah = '.count($data);
?>

Contoh kode diatas akan menampilkan output berupa kalimat yang menyatakan banyaknya jumlah nilai pada variabel array, berikut tampilan hasil kode diatas pada halaman web.

Contoh kode PHP untuk Menjumlahkan data pada Array
Gambar 4

5. Menambahkan Item Baru ke Dalam Array

Variabel Array yang sudah berisi data, bisa Anda tambah dengan data-data baru. Misal, Variabel Array yang tadinya sudah berisi 3 nilai yaitu senin, selasa, dan rabu, kemudian Anda berniat menambahkan hari minggu pada array tersebut. Maka Anda bisa mulai menulis kode PHP seperti contoh berikut.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    // Nilai Awal dari Variabel Array.
    $data = array("Senin","Selasa","Rabu");
    
    echo 'Data Awal dari Variabel $data berjumlah = '.count($data);
    echo '<br />';
    
    // Perintah untuk menambahkan data baru kedalam variabel array
    $data[] = "Minggu";
    
    echo 'Jumlah Data Setelah dilakukan Perubahan Berjumlah = '.count($data);
    echo '<pre>';
        print_r($data);
    echo '</pre>';
?>

Pernyataan untuk kode $data[] = "Minggu"; pada contoh diatas, secara otomatis akan memiliki nomor index lanjutan dari nomor index sebelumnya. Namun Anda bisa juga memberi nomor index secara manual. misal, $data[3] = "minggu";.

Contoh kode PHP untuk Menambahkan data baru kedalam Array
Gambar 5

Perlu diingat juga, jika nomor index yang anda berikan sudah ada pada nilai sebelumnya, maka nomor index lama akan ditimpa dengan nomor index yang baru beserta dengan nilainya.

Misal, nomor index 1 berisi nilai 'selasa', kemudian Anda menambahkan nilai baru dengan perintah $data[1] = "minggu";. Maka, index dengan nomor 1 yang tadinya berisi nilai 'selasa' akan berganti menjadi nilai 'minggu'.

6. Menghapus Data pada Array(unset)

Selain menambahkan item baru pada Array, Anda juga bisa menghapus item lama atau yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Cara menghapus nilai pada Array adalah dengan memanfaatkan fungsi unset(), misal unset($data[1]). berikut contohnya.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    // Nilai Awal dari Variabel Array.
    $data = array("Senin","Selasa","Rabu","Minggu");
        
    echo "<pre>";
        echo 'Data Array Sebelum Salah Satunya Dihapus - ';
        print_r($data);
    echo "</pre>";
    
    // Perintah untuk menghapus salah satu data pada array
    unset($data[1]);
    
    echo "<pre>";
        echo 'Data Array Setelah Data dengan Index Nomor 1 dihapus - ';
        print_r($data);
    echo "</pre>";
?>

Dari contoh kode diatas, data pertama dengan index nomor 1 akan dihapus dari array. Sedangkan data kedua dengan index string yaitu 'H-2' akan dihapus dari array. berikut tampilannya pada halaman web.

Contoh kode PHP untuk Menghapus data pada Array
Gambar 6

Yang harus diingat adalah jika Anda tidak mengatur nama index atau nomor index yang ingin dihapus, maka seluruh nilai atau item pada array akan terhapus semuanya.

Ada dua cara untuk menghapus seluruh item pada array. Pertama dengan perintah unset($data), maka seluruh item beserta variabelnya akan terhapus. Kedua dengan perintah $data = $data();, maka seluruh item akan terhapus tetapi tetap mempertahankan variabel array-nya.

7. Menggabungkan Array Pada PHP(array_merge)

array_merge() adalah salah satu fungsi yang dapat digunakan untuk menggabungkan variabel array dengan variabel array lainnya. Misal, $data = array_merge($array1, $array2);.

Cara menggabungkan 2 variabel array atau lebih, bisa dilakukan dengan membuat variabel array baru yang nantinya digunakan untuk menampung data dari array yang digabung. Berikut contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    $array1 = array(5 => "Senin",4 => "Selasa",3 => "Rabu");
    $array2 = array(0 => "Jum'at",1 => "Sabtu",2 => "Minggu");
    
    // Perintah untuk menggabungkan array dengan fungsi array_merge
    $data1 = array_merge($array1, $array2);
    
    // Perintah untuk menggabungkan array dengan operator +
    $data2 = $array1 + $array2;

    echo "<pre>";
        echo 'Menggabungkan 2 Array dengan fungsi <b>Array_merge</b> - ';
        print_r($data1);
    echo "</pre>";
    
    echo "<pre>";
        echo 'Menggabungkan 2 Array dengan Operator <b>+</b> - ';
        print_r($data2);
    echo "</pre>";
?>

Cara penggabungan dengan array_merge() akan menghasilkan nomor index yang akan di-index ulang. Namun jika Anda ingin tetap mempertahankan nomor atau nama index, gunakan operator +. Misal, $data = $array1 + $array2;.

Contoh kode PHP untuk Menggabungkan 2 variabel Array
Gambar 7

Kesimpulannya adalah, ada dua cara untuk menggabungkan variabel array pada PHP. Pertama menggunakan fungsi array_merge(), dan yang kedua bisa menggunakan operator +.

8. Atur Urutan Pada Array(Sortir)

Seperti yang sudah diketahui, suatu variabel array berisi nilai-nilai didalamnya, nilai-nilai tersebut menyerupai sebuah daftar jika dikelompokkan. Nah, daftar dari nilai-nilai tersebut bisa diurutkan berdasarkan nilai atau index-nya.

Daftar Tabel untuk Atur Urutan Pada Array(Sortir)
NoFungsiDeskripsi
1Arsort()Pengurutan Berdasarkan Nilai dengan urutan terbalik dan tetap mempertahankan index
2Asort()Pengurutan Berdasarkan Nilai dan tetap mempertahankan nomor atau nama index
3Krsort()Pengurutan Berdasarkan Index dengan urutan terbalik dan tetap mempertahankan index
4Ksort()Pengurutan Berdasarkan Index dan tetap mempertahankan index yang sudah ada
5Rsort()Pengurutan Berdasarkan Nilai dengan urutan terbalik dan akan di-index ulang
6Sort()Pengurutan Berdasarkan Nilai dan akan dilakukan penomoran atau index ulang

Sebagai contoh, jika Anda menggunakan fungsi sort(), maka pengurutan array berdasarkan nilai dan index array akan diatur ulang. Sedangkan jika menggunakan fungsi asort(), maka pengurutan array berdasarkan nilai tetapi index tetap dipertahankan. berikut contohnya.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    $data = array(5 => "Senin",4 => "Selasa",3 => "Rabu");
    
    // Perintah untuk mensortir data pada array
    sort($data);
    
    echo "<pre>";
        echo 'Pengurutan Data Array dengan fungsi <b>sort</b> - ';
        print_r($data);
    echo "</pre>";
?>

Pada contoh kode diatas, saya mengatur nomor index yang dimulai dengan angka 3,4, dan seterusnya. Kemudian, karena proses pengurutannya menggunakan fungsi sort(), maka index array akan diatur ulang seperti pada gambar dibawah ini.

Contoh kode PHP untuk Mensortir Data Array
Gambar 8

Namun apabila fungsi sort() tersebut Anda ganti dengan fungsi asort(), maka output yang dihasilkan akan sepeti pada gambar dibawah ini.

sortir data array dengan fungsi asort()
Gambar 8.1

9. Merubah String Menjadi Variabel Array(Explode)

Apakah bisa?, sebuah kalimat string dirubah menjadi variabel array. Misalnya suatu kalimat string yaitu "Budi Adalah Anak Yang Pandai", akan dipisah tiap kata dan dijadikan sebagai nilai dari array.

Untuk memisah kata pada kalimat string, Anda bisa menggunakan fungsi explode(), Caranya bisa Anda perhatikan contoh kode dibawah ini.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    // Perintah untuk merubah String menjadi Nilai untuk Array
    $kata = explode(" ", "Budi Adalah Anak yang Pandai");
    
    echo "<pre>";
        echo 'berikut adalah kalimat string yang dibuat jadi array - ';
        print_r($kata);
    echo "</pre>";
?>

Pada contoh diatas terdapat pernyataan yaitu $kata = explode(" ","Budi Adalah Anak Yang Pandai");. Pernyataan tersebut memiliki 2 argument. Argumen pertama adalah spasi yang digunakan sebagai patokan untuk pemisah kata. Artinya, karakter spasi akan memisahkan satu string dengan string lainnya. Argumen kedua adalah kalimat string yang akan dijadikan array.

contoh kode php untuk merubah string menjadi Array
Gambar 9

gambar diatas membuktikan, bahwa kata-kata pada kalimat string bisa dipisah dan dijadikan sebagai nilai untuk variabel array.

10. Menggabungkan Nilai dalam Array Menjadi String(implode)

Fungsi implode() adalah kebalikan dari fungsi explode(), dimana fungsi implode() dapat befungsi untuk menggabungkan nilai-nilai dalam array menjadi kalimat string. Berikut contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks php
<?php
    $data = array("Matematika","IPA","Olahraga","Kesenian");
    
    echo "<pre>";
        echo 'data pada array yang akan dijadikan string - ';
        print_r($data);
    echo "</pre>";
    
    // Perintah untuk menggabungkan data pada array menjadi string
    $jadwal = implode(", ", $data);
    
    echo "<pre>";
        echo 'Mata Pelajaran pada Hari ini Adalah : '.$jadwal;
    echo "</pre>";
?>

Fungsi implode() juga memiliki 2 argumen, Argumen pertama dijadikan sebagai penggabung antara nilai-nilai dalam array. Argumen kedua adalah nama variabel array yang ingin digabung nilai-nilainya menjadi string. berikut hasil kode diatas pada halaman web.

contoh kode php untuk menggabungkan nilai pada Array menjadi string
Gambar 10

11. Kesimpulan

Penggunaan variabel array lebih disarankan dibandingkan dengan variabel biasa jika ingin difungsikan untuk menampung banyak data. Misalnya data siswa dengan jumlah 100 siswa akan disimpan dalam suatu variabel.

Anda tidak mungkin membuat 100 variabel biasa untuk menyimpan data dari 100 siswa, untuk itulah, Anda bisa menggunakan variabel array untuk mengatasi masalah tersebut.

Namun bagi yang baru belajar tentang pemrograman, mungkin penggunaan dari variabel array tidak terlalu diperhatikan, seperti saya sendiri contohnya.

Tapi percayalah, jika Anda terbiasa membuat projek, entah dengan bahasa PHP ataupun yang lainnya, maka penggunaan dari variabel array akan sangat terasa manfaatnya.