Pengenalan Dasar Tentang JavaScript | Belajar Javascript

HTML berguna untuk menampilkan kontent di web, CSS untuk mendesaign tampilan web agar lebih menarik, sedangkan Javascript berguna untuk membuat website lebih interaktif.

di Artikel ini akan dibahas sejarah singkat, Deskripsi Javascript, serta aturan-aturan penulisan kode Javascript/sintaks javascript hingga cara memulai koding dengan kode javascript.

Daftar isi

1. Sejarah Singkat Javascript

Javascript dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape. Awalnya, javascript bernama Mocha kemudian berganti lagi menjadi LiveScript. Bahasa Scripting ini terus berkembang hingga akhirnya LiveScript berganti nama lagi menjadi JavaScript.

Karena kesuksesannya JavaScript, muncullah pesaingnya dari Microsoft dengan memperkenalkan web browser IE3(Internet Explorer 3) dengan JScript yang secara gratis disediakan sebagai aplikasi bawaan dari OS windows.

Kemunculan JScript pada IE3 membuat bentrok karena terdapat dua Versi yaitu JavaSript dan JScript. Sehingga dibentuklah standarisasi untuk JavaScript yang disebut ECMAScript yang mengikuti standar Ecma International. Standar ECMAScript juga disetujui oleh ISO sebagai ISO-16262.

ECMAScript terus dikembangkan hingga pada tahun 2016, ECMAScript telah mencapai versi yang ketujuh(ECMAScript 7) dan hampir semua web browser telah menggunakannya. Tapi karena kepopulerannya 'JavaScript', semua programmer menyebut ECMAScript dengan nama JavaScript.

2. Pengertian Javascript

JavaScript adalah bahasa Scripting yang dapat digunakan dibanyak platform. JavaScript juga tidak membutuhkan Compiler karena browser mampu menginterpretasikannya dengan Html. Javascript bisa digunakan untuk membuat game, animasi, dsb.

pada sebuah website, JavaScript bisa Anda gunakan untuk membuat suatu website menjadi lebih interaktif. Selain memiliki beberapa kelebihan, JavaScript juga mempunyai kekurangan yang salah satunya dapat disalahgunakan untuk mengaktifkan kode-kode berbahaya di komputer pengguna.

3. Sintaks Javascript

Sintaks Javascript merupakan aturan-aturan penulisan kode Javascript yang harus dipahami agar program javascript dapat berjalan dengan lancar. Berikut aturan-aturan penulisan kode Javascript yang wajib dipahami.

3.1  Case Sensitive

Javascript bersifat case sensitive merupakan aturan yang membedakan penulisan huruf Kapital dan huruf kecil. Artinya, Jika Anda menulis variabel 'nama' maka akan berbeda dengan variabel 'Nama' karena huruf Kapital dan kecil dianggap berbeda.

Anda juga harus berhati-hati dalam penulisan kode Javascript. Misalnya, getElementById("myid").innerHTML;. Perhatikan penulisan kode javascript tersebut, getElementById dan innerHTML harus ditulis sama persis agar program berjalan dengan lancar.

3.2  Statement Javascript

Statement Javascript merupakan perintah yang ditujukan pada browser dengan maksud memberitahu apa yang harus dikerjakan oleh browser. sebuah statement biasanya diakhiri dengan titik koma/semicolon.

Semicolon/titik koma berfungsi memisahkan antara statement satu dengan yang lainnya. dengan adanya semicolon, Anda bisa menulis beberapa perintah dalam satu baris.

Namun kadang ditemui sebuah statement tanpa semicolon dan tetap berjalan dengan lancar. itu karena semicolon hanya optional saja.

3.3  Break Up Line

Untuk penulisan sebuah string atau kalimat yang panjang dalam javascript, Anda bisa memisahkannya menjadi beberapa baris menggunakan 'backslash'. ingat, aturan penulisan backslash hanya difungsikan untuk string/kalimat.

Sebagai tambahan, dalam aturan penulisan kode Javascript, javascript mengabaikan spasi dan tab. artinya jika anda menulis variabel, maka sebuah variabel itu tidak boleh ada spasi agar program dapat berjalan dengan lancar.

3.4  Komentar

Komentar dalam Javascript adalah catatan yang bisa dibilang untuk mempermudah atau mendeskripsikan kode javascript. komentar itu penting agar kita mengetahui fungsi dari bagian kode javascript tanpa membaca kodenya.

Komentar biasanya ditulis didekat kode yang ingin diberi catatan. Jika Anda ingin menulis komentar dalam satu baris, gunakan tanda garis miring double //. Tapi jika lebih dari satu baris, maka penulisan komentar diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */.

4. Memulai Program Javascript

Untuk memulai membuat program Javascript cukup mudah, Anda hanya membutuhkan editor seperti notepad untuk menulis kodenya dan web browser untuk menjalankannya.

Pada sebuah dokumen HTML, kode Javascript ditulis didalam elemen Script atau Tag <script>. Elemen Script yang berisi kode Javascript bisa Anda masukkan kedalam elemen head atau elemen body pada dokumen HTML.

Sebuah Statement Javascript diakhiri dengan titik koma. Namun tanpa diakhiri dengan titik koma, sebuah statement akan tetap berjalan dengan baik. itu karena penggunaan semicolon bersifat optional. Berikut contoh program javascript sederhana.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script type="text/javascript">
    alert("Halo Indonesia!.");
    document.write("Nama Saya Ika Kusuma");
</script>