7 Operator Aritmatika pada Javascript

Operator Aritmatika merupakan Operator yang biasa digunakan pada operasi perhitungan matematis, atau bisa disebut juga dengan Operator yang digunakan untuk melakukan perhitungan.

Pada umumnya, suatu bahasa pemrograman juga melakukan suatu operasi aritmatika. Nah, pada javascript sendiri memiliki beberapa Operator untuk mendukung Operasi matematika. Operator tersebut antara lain : Operator Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian, Pembagian, Modulus, Increment, dan Decrement.

Daftar isi

1. Penjumlahan

Operator Penjumlahan digunakan untuk menjumlahkan 2 buah angka. Selain itu, Operator Penjumlahan juga bisa berfungsi untuk menggabungkan 2 buah String atau lebih. Hal tersebut berbeda dengan Operator lainnya yang tidak bisa digunakan untuk menggabungkan 2 buah String.

Pada kasus lain, Jika Anda menjumlahkan Angka dan String maka hasilnya adalah String. Sedangkan Untuk menggunakan Operator Penjumlahan, Anda bisa Menggunakan karakter Tambah yaitu (+). dan berikut adalah contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var contoh1 = 10 + 5;
    var contoh2 = "10" + 5;
    var contoh3 = "sayang" + " kamu";
    
    document.write(contoh1); /* 15 */
    document.write(contoh2); /* 105 */
    document.write(contoh3); /* sayang kamu */
</script>

dari contoh kode diatas bisa dilihat bahwa pada baris ke-2 adalah penjumlahan 2 buah angka yaitu 10 + 5. dan pada baris ke-3 adalah penjumlahan antara string dan angka yaitu "10" + 5, dimana "10" adalah String yang ditandai dengan adanya tanda kutip ganda. Sedangkan pada baris ke-4 adalah contoh menggabungkan 2 buah string.

yang terakhir adalah pada baris ke-6, 7, dan 8. pada baris tersebut adalah baris-baris kode javascript yang digunakan untuk menampilkan output dari operasi aritmatika pada halaman web.

2. Pengurangan

Operator pengurangan merupakan kebalikan dari Operator penjumlahan. Operator Pengurangan menggunakan karakter minus (-), karakter minus tersebut melambangkan suatu Operasi Pengurangan dimana Operasi Pengurangan sama dengan Operasi matematika pada umumnya. Langsung saja, berikut adalah contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var contoh = 15 - 5;
    document.write(contoh); /* 10 */
</script>

dari contoh diatas, baris ke-2 adalah proses Pengurangan 2 buah Angka, dimana angka pertama yaitu 15 dikurangi angka kedua yaitu 5. Sedangkan pada baris ke-3 yaitu sebaris kode javascript yang dimaksudkan untuk menampilkan hasil Pengurangan tersebut pada halaman Web.

3. Perkalian

Pada dasarnya, Operasi Perkalian merupakan penjumlahan yang berulang. Pada JavaScript, Operasi Perkalian sama seperti Operasi Matematika pada umumnya. Nah, Operasi Perkalian di lingkup Javascript dilambangkan dengan karakter bintang (*) atau biasa disebut dengan Operator Perkalian. dan berikut adalah contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var contoh = 10 * 5;
    document.write(contoh); /* 50 */
</script>

Baris ke-2 pada contoh diatas adalah proses perkalian 2 buah angka yaitu 10 * 5. Sedangkan pada baris ke-3 adalah sebaris kode javascript yang berfungsi untuk menampilkan output dari hasil perkalian tersebut pada halaman web.

4. Pembagian

Operator Pembagian merupakan kebalikan dari Operator Perkalian, untuk menggunakannya di lingkup javascript, Anda bisa menggunakan karakter slash yaitu (/). dan berikut contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var contoh = 50 / 2;
    document.write(contoh); /* 25 */
</script>

Pada baris ke-2 dari yaitu var contoh = 50 / 2; adalah proses pembagian dari 2 buah Angka yaitu 50 / 2. Sedangkan pada baris ke-3 berguna untuk menampilkan output dari proses pembagian tersebut, dengan hasilnya yaitu 25.

5. Modulus

Operasi Modulus merupakan sebuah Operasi yang menghasilkan sisa atau remainder dari hasil pembagian suatu bilangan terhadap bilangan lainnya. Dalam Bahasa javascript, Operasi Modulus bisa dilambangkan dengan karakter percent (%), atau biasa disebut dengan Operator Modulus. berikut contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var contoh1 = 10 % 2;
    var contoh2 = 10 % 3;
    var contoh3 = 10 % 4;
    
    document.write(contoh1 +"<br />"); /* 0 */
    document.write(contoh2 +"<br />"); /* 1 */
    document.write(contoh3); /* 2 */
</script>

Jika pada Operasi Pembagian, hasil dari 10 / 2 adalah 5. Nah, Pada Operasi Modulus seperti pada contoh kode diatas yaitu 10 % 2 adalah 0, Kenapa bisa menghasilkan angka 0?, Karena Angka 10 akan habis jika dibagi dengan Angka 2.

6. Increment

Operator Increment digunakan untuk menambah nilai pada suatu variabel bertambah satu, menjadi satu nilai naik keatas. Operator Increment tidak bisa digunakan untuk literals maupun expression, hanya bisa digunakan dengan variabel saja. Operator Increment bisa Anda tulis dengan double karakter tambah (++).

Operator Increment memiliki dua cara penulisan, pertama bisa ditulis diawal variable atau disebut dengan prefix increment, dan yang kedua bisa ditulis diakhir variable atau disebut dengan postfix increment.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var a = 5;
    var b = 5;

    /* Prefix Increment */
    document.write(++a); /* 6 */

    /* Baris baru */
    document.write("<br />");

    /* Postfix Increment */
    document.write(b++); /* 5 */
</script>

6.1  Prefix Increment

Prefix Increment merupakan sebuah Operator Increment yaitu simbol ++ yang ditulis di awal sebelum penulisan variabel. Dari contoh kode sebelum sebelumnya, penggunaan prefix increment pada variable a yang bernilai 5, akan menghasilkan angka 6 jika dieksekusi. Kenapa menghasilkan angka 6.

Pada baris document.write(++a);, Variabel a akan di-increment dulu dengan operator ++, setelah itu baru dicetak menggunakan perintah document.write(); .

6.2  Postfix Increment

Postfix Increment yaitu Operator ++ yang ditulis di akhir setelah variabel. pada contoh sebelumnya, penggunaan postfix increment pada variabel b yang bernilai 5 akan tetap menghasilkan angka 5. kenapa tetap menjadi 5, padahal jika nilai dari suatu variable yang di-increment seharusnya bertambah 1 nilai.

Pada baris document.write(b++);, varibel b akan dicetak terlebih dahulu dengan perintah document.write, setelah itu baru di-increment dengan operator ++.

7. Decrement

Operator Decrement merupakan kebalikan dari Operator Increment. Operator Decrement digunakan untuk mengurangi nilai pada variabel satu nilai kebawah(dikurangi satu). Operator Decrement disimbolkan dengan tanda double minus (--).

Operator Decrement juga memiliki 2 metode yaitu prefix decrement dan postfix decrement. Penggunaan prefix dan postfix decrement juga sama dengan 2 metode yang dimiliki operator increment. Bedanya, untuk Operator Decrement penggunaannya yaitu nilai variable dikurangi 1 nilai kebawah. Berikut adalah contoh kodenya.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script>
    var c = 10;
    var d = 10;

    /* Prefix Decrement */
    document.write(--c); /* 9 */

    /* Baris baru */
    document.write("<br />");

    /* Postfix Decrement */
    document.write(d--); /* 10 */
</script>

Pada baris document.write(--c);, Variabel c akan di-decrement dulu, setelah itu baru dieksekusi dengan perintah document.write(). Sedangkan pada document.write(d--);, variabel d akan dieksekusi dulu dengan perintah document.write() sebelum di-decrement.

8. Urutan Prioritas (Bonus)

Urutan Prioritas pada Operator Aritmatika Javascript mengikuti aturan umum yang berlaku di dunia Matematika. Nah, untuk itulah Operator Perkalian akan diprioritaskan dibandingkan dengan Operator Pembagian, kemudian diikuti Operator Modulus, Penjumlahan, dan yang terakhir adalah Operator Pengurangan.

Lalu bagaimana dengan Operator increment dan Decrement?. Berikut saya urutkan dari yang pertama hingga Operator Pengurangan dalam bentuk tabel.

Daftar Tabel untuk Urutan Prioritas (Bonus)
NoOperatorSimbol
1Postfix Incrementa++
2Postfix Decrementa--
3Prefix Increment++a
4Prefix Decrement--a
5Perkalian*
6Pembagian/
7Modulus%
8Penjumlahan+
9Pengurangan-

Dari urutan Prioritas seperti pada tabel diatas. Ternyata, Operator Increment dan Operator Decrement lebih diprioritaskan dibandingkan dengan Operator Perkalian. dimana Postfix increment dan postfix decrement lebih diutamakan daripada prefix increment dan prefix decrement.