Mengenal 6 Jenis Operator Pada Javascript

Operator adalah instruksti yang digunakan untuk melakukaknsuatu proses, misal pada operator assignment(=) yang digunakan untuk memasukkan nilai kedalam variabel, operator koma(,) yang digunakan pada deklarasi variabel(var a,b,c;).

pada Javascript, terdapat beberapa Operator yang dikelompokkan dalam jenisnya masing-masing seperti operator dengan jenis Aritmatika, Perbandingan, Logika, Bitwise, dan lain sebagainya. berikut beberapa jenis operator pada Javascript.

Daftar isi

1. Operator Aritmatika(Arithmetic)

Javascript juga memiliki beberapa Operator yang termasuk dalam jenis Artihmetic Operators, Operator Aritmatika digunakan untuk melakukan perhitungan Matematika seperti Operasi Penjumlahan, Perkalian, Modulus, dll.

Operasi Aritmatika sangat diperlukan, karena pada kenyataanya, Perhitungan Matematika merupakan sesuatu yang umum, dan hampir sebagian besar program atau project yang dibuat selalu melibatkan penggunaan dari Operasi Aritmatika.

Misalkan Anda memerlukan data berupa nilai rata-rata dari banyaknya nilai siswa pada mata pelajaran MTK. Nah, Anda bisa menggunakan Operator Penjumlahan(+) dan Pembagian(/) yang dikombinasikan sehingga menghasilkan nilai rata-rata.

Terdapat 7 Operator Aritmatika di lingkup Javascript, dan berikut adalah tabel berisi beberapa operator yang termasuk dalam jenis Operator Aritmatika.

Daftar Tabel untuk Operator Aritmatika(Arithmetic)
NoOperatorDeskripsi
1Penjumlahan(+)menjumlahkan 2 operand
2Pengurangan(-)mengurangi suatu operand dengan operand lainnya
3Perkalian(*)mengalikan suatu operand dengan operand yang lainnya
4Pembagian(/)operasi pembagian: suatu operand akan dibagi dengan operand lainnya
5Modulus(%)menghasilkan sisa bagi dari hasil pembagian suatu operand dengan operand lainnya
6Increment(++)menambah 1 nilai keatas pada operand/variabel
7Decrement(--)mengurangi 1 nilai kebawah pada operand/variabel

Khusus untuk Operator Increment dan Decrement seperi pada tabel diatas, kedua operator tersebut dalam penggunaanya terdapat dua cara yaitu penulisan Tanda ++ atau -- bisa ditulis sebelum atau sesudah penulisan variabel/operand.

Jika ditulis di awal sebelum variabel, maka disebut Prefix Increment atau Prefix Decrement. Sedangkan jika ditulis di akhir setelah variabel, maka disebut Postfix Increment atau Postfix Decrement.

Selanjutnya Jika Anda membutuhkan contoh script Javascript dengan menggunakan Operator Aritmatika, Anda bisa membaca Artikel ini '7 Operator Aritmatika Javascript' Untuk mengetahui pembahasan lengkap dari ke-7 operator aritmatika javascript.

2. Operator Perbandingan javascript

Comparison Operators pada Javascript secara umum digunakan untuk melakukan operasi perbandingan yang akan menghasilkan nilai berupa Boolean(TRUE dan FALSE). Tipe Data Boolean yang dihasilkan diperoleh dari hasil perbandingan 2 nilai atau 2 variabel.

Operasi Perbandingan diperlukan jika Anda membutuhkan suatu kondisi, misalnya terdapat 2 variabel yang ingin dicek apakah nilai pada kedua variabel tersebut bernilai sama atau tidak, Anda bisa menggunakan Operator == untuk mengecek kondisi tersebut.

Selain itu, Operasi Perbandingan juga bisa dikombinasikan dengan Struktur Logika seperti if else, Switch, atau bisa juga dengan perulangan while dan do while.

Ada beberapa Operator Perbandingan yang bisa digunakan dalam lingkup Javascript, berikut beberapa Operator tersebut yang sudah dikemas dalam bentuk tabel.

Daftar Tabel untuk Operator Perbandingan javascript
NoOperatorDeskripsi
1Equal(==)TRUE jika kedua operand nilainya sama
2Not Equal(!=)TRUE jika kedua operand nilainya tidak sama
3Identical(===)TRUE jika kedua operand nilainya sama dan dengan tipe data yang sama
4Not Identical(!==)TRUE jika ke-2 operand nilainya tidak sama serta bertipe data berbeda
5Lebih Besar(>)TRUE jika suatu operand nilainya lebih besar dari operand lainnya.
6Lebih Kecil(<)TRUE jika suatu operand nilainya lebih kecil dari operand lainnya
7Lebih Besar sama dengan(>=)TRUE jika operand pertama nilainya lebih besar atau sama, dengan operand kedua
8Lebih Kecil sama dengan(>=)TRUE jika operand pertama nilainya lebih kecil atau sama, dengan operand kedua

dari Tabel diatas, Operator Equal menggunakan simbol berupa tanda = sebanyak 2x, Kenapa harus 2x?. Hal tersebut bertujuan untuk membedakan dengan tanda = pada Operator assignment. Operator Assignment(=) adalah operator yang biasanya digunakan untuk memasukkan nilai kedalam variabel.

Selanjutnya untuk contoh script atau program javascript yang dalam penggunaannya menggunakan Operator Perbandingan bisa Anda baca di artikel ini '6 Operator pada Javascript'.

3. Operator Logika Javascript

Operator Logika digunakan untuk melakukan Operasi Logika, Operasi Logika juga merupakan salah satu dari beberapa operasi yang akan menghasilkan nilai dengan tipe data Boolean(TRUE dan FALSE).

Sama seperti pada pembahasan No 2, Operasi Logika diperlukan jika misalnya Anda ingin membandingkan data dari 2 nilai, apakah kedua nilai tersebut bernilai sama yaitu TRUE, atau malah berbeda yaitu TRUE dan FALSE.

dalam Lingkup Javascript, terdapat 3 operator yang bisa Anda gunakan untuk melakukan Operasi Logika, berikut ketiga Operator tersebut.

Daftar Tabel untuk Operator Logika Javascript
NoOperatorDeskripsi
1and(&&)TRUE jika kedua operand nilainya cocok, benar(true), misal true && true
2or(||)TRUE jika salah satu dari kedua operand bernilai Benar(true).
3not(!)TRUE jika nilai dari kedua operand tidak cocok

dari tabel diatas, Operator and disimbolkan dengan tanda &&, Operator or disimbolkan dengan tanda ||, sedangkan Operator Not atau Negasi disimbolkan dengan tanda seru !.

4. Operator Penugasan(Assignment)

Assignment Operators ini bisa juga disebut dengan Operator Gabungan, karena pada dasarnya, beberapa Operator yang termasuk dari jenis Assignment Operators tersebut adalah gabungan dari tanda equal(=) dengan operator lain seperti penjumlahan(+), perkalian(*), dsb.

Fungsi dari beberapa Operator Penugasan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Operator Aritmatika seperti digunakan untuk melakukan Operasi penjumlahan, pembagian, perkalian, modulus, dll.

Daftar Tabel untuk Operator Penugasan(Assignment)
NoOperatorOperasi
1=Assignment
2+=Operasi Penjumlahan
3-=Operasi Pengurangan
4*=Operasi Perkalian
5/=Operasi Pembagian
6%=Operasi Modulus

Khusus untuk Operator equal(=) dari tabel diatas pada baris No 1, Operator Equal bukan Operator Gabungan karena hanya disimbolkan dengan tanda Equal(=) saja, dan tidak digabung dengan operator lain seperti pada operator penugasan yang lainnya.

5. Operator Bitwise Javascript

Operator Bitwise digunakan secara khusus untuk melakukan proses logika, dimana nilai atau operand yang diolah adalah bilangan biner. Bilangan Biner adalah bilangan yang hanya terdiri dari 2 angka yaitu angka 0 dan 1.

dalam Operator Bitwise, terdapat beberapa operator antara lain: Operator bitwise and(&), bitwise or(|), bitwise not(~), bitwise xor(^), left shift(<<), dan right shift(>>).

Daftar Tabel untuk Operator Bitwise Javascript
NoSimbolNama Operator
1&and
2|or
3~not
4^xor
5<<left shift
6>>right shift

Secara umum, penggunaan untuk Operator Bitwise ini jarang digunakan, Kecuali Jika Anda membutuhkan suatu program yang melibatkan bilangan Biner. Lalu bagaimana jika Operand yang diolah adalah bilangan bulat?. Coba perhatikan gambar berikut ini.

tabel kebenaran: operator bitwise AND beserta contoh
Gambar 5

Pada gambar diatas terdapat proses perhitungan menggunakan Operator And(&), Jika pada proses (8 & 12) dirubah dalam bentuk script javascript, maka akan seperti pada contoh program dibawah ini.

contoh kode/program/sintaks javascript
<script type="text/javascript">
    var x = 8 & 12;
    
    document.write(x);
    // 1000 & 1100 = 1000(8)
    // Output = 8
</script>

Secara Otomatis, angka 8 dan 12 akan dirubah dulu kedalam bentuk biner, kemudian akan diproses dan menghasilkan angka biner, hasil yang diperoleh akan dirubah lagi menjadi bilangan bulat.

6. Operator Lain(Miscellaneous Operators)

Operator Lain adalah beberapa operator tambahan yang sering digunakan, misalnya operator Koma pada deklarasi dari beberapa variabel yang ditulis dalam satu baris, var x, y, z;.

Selain itu, beberapa Operator yang termasuk dalam Misc Operators antara lain: Operator Ternary, Operator Typeof, Operator Koma, Operator Delete, Operator Void. Operator-Operator tersebut cukup berguna di lingkup javascript.