6 Aturan Dalam Penulisan Kode Javascript

Pemrograman JavaScript memiliki aturan-aturan penulisan kode yang harus dipahami. Aturan-aturan tersebut penting untuk diketahui agar program javascript yang Anda buat dapat berjalan dengan baik. berikut selengkapnya.

Daftar isi

1. Case Sensitive

Javascript bersifat case sensitive merupakan aturan yang membedakan penulisan huruf Kapital dan huruf kecil. Artinya, Jika Anda menulis variabel 'nama' maka akan berbeda dengan variabel 'Nama' karena huruf Kapital dan kecil dianggap berbeda.

Anda juga harus berhati-hati dalam penulisan kode Javascript, misalnya ' document.getElementById ("myid").innerHTML;'. Perhatikan penulisan kode javascript tersebut, huruf dari 'getElementById' dan 'innerHTML' harus ditulis sama persis agar program berjalan dengan lancar.

2. Semicolon

Semicolon adalah titik koma yang berfungsi memisahkan antara statement satu dengan statement lainnya. dengan adanya semicolon, Anda bisa menulis beberapa statement dalam satu baris. Tapi, ada juga sebuah statement tanpa semicolon yang tetap berjalan dengan lancar. itu karena semicolon hanya optional saja.

3. Whitespace

Whitespace merupakan ruang kosong atau ruang putih. Namun, whitespace dalam javascript merupakan karakter yang tidak terlihat. Adapun yang termasuk dalam whitespace yaitu : spasi, tab, dan enter. Karakter-karakter tersebut jika digunakan akan menghasilkan ruang kosong, untuk itulah disebut "whitespace".

Whitespace pada javascript akan diabaikan, Sehingga dengan adanya whitespace, Anda bisa menggunakannya untuk menjorokkan baris-baris pada program javascript agar tertata lebih rapi. berikut gambar yang berisi contoh kode yang tidak ditata dengan whitespace.

gambar berisi contoh kode javascript tanpa menggunakan whitespace
Gambar 3

Setelah Anda perhatikan contoh kode pada gambar diatas, coba bandingkan dengan kode javascript dibawah ini yang ditulis ulang sama persis dengan tambahan whitespace agar lebih rapi.

contoh kode/program/sintaks javascript
<body>
    <script type='text/javascript'>
        function tambah(x, y);
        {
            hasil = x + y;
            document.write(hasil);
        }
        tambah(5,3);
    </script>
</body>

Dari kedua contoh kode diatas jika digunakan dan dijalankan, maka akan menghasilkan output yang sama, karena pada dasarnya penulisan kedua kode diatas adalah sama. itu artinya, whitespace pada javascript memang diabaikan dan kedua kode diatas dianggap sama.

4. Identifier

Identifier dalam javascript merupakan sebutan untuk keyword, nama, tulisan. nama tersebut bisa berarti sebuah nama variabel atau nama fungsi. Cara penulisan identifier perlu untuk dipahami agar tidak salah dalam menulis dan membuat variabel pada javascript.

Aturan penulisan identifier dalam javascript yaitu, Karakter pertama harus diawali dengan huruf, tanda dolar($), underscore(_), dan Karakter kedua dan seterusnya bisa Anda tulis dengan kombinasi huruf, angka, underscore, tanda dollar.dan berikut ini contoh variabel pada javascript yang benar dan salah.

contoh kode/program/sintaks javascript
// variabel yang ditulis dengan benar
var nama = "sabun";
var $warna = "putih";
var _jumlah = 25;

// variabel yang tidak valid
var 3kata
var %bunga

Sebagai tambahan, jika terdapat identifier dalam javascript, pastinya juga terdapat literal setelah penulisan identifier tersebut. Apa itu literal?.

Literal adalah nilai untuk identifier. Artinya, Literal pada javascript adalah value atau nilai yang ditulis dan dimasukkan kedalam identifier. dari kode diatas, contoh identifier adalah nama, $warna, _jumlah. sedangkan contoh literalnya adalah sabun, putih, 25.

5. Komentar

Komentar digunakan untuk memberi catatan yang bisa dibilang untuk mempermudah dalam mendeskripsikan kode javascript. Sama seperti pada umumnya, komentar pada javascript diabaikan dan tidak diproses pada saat kompilasi.

Jika Anda diharuskan untuk menulis sebuah komentar diantara kode-kode javascript, Ada beberapa cara untuk bisa menulis komentar pada javascript. berikut cara-cara tersebut.

contoh kode/program/sintaks javascript
// komentar ini ditulis hanya 1 baris saja

/* komentar ini ditulis
lebih dari 1 baris
yaitu 3 baris
*/

/*
* komentar ini ditulis dengan tambahan
* tanda asterik/bintang(*)
* pada setiap barisnya
*/

dari penulisan komentar diatas, untuk menulis komentar hanya satu baris Anda bisa menggunakan tanda double garis miring //. untuk komentar lebih dari satu baris bisa Anda gunakan tanda /* dan ditutup dengan tanda */. sedangkan untuk membuatnya lebih rapih bisa ditambahkan tanda bintang(*) disetiap barisnya.

6. Reserverd Word

Reserved Word merupakan kata-kata khusus yang dilarang atau tidak boleh digunakan sebagai identifier/nama variabel atau fungsi. misalnya, beberapa reserved word seperti 'boolean' dan 'else', dua kata reserved word tersebut tidak boleh Anda gunakan untuk membuat nama variabel. berikut beberapa reserved word yang ada di dalam javascript.

gambar berisi nama nama reserverd word pada javascript
Gambar 6

selain beberapa reserved word diatas, sebenarnya masih banyak kata-kata yang tidak boleh digunakan untuk penamaan identifier seperti: alert, array, button, closed, hidden, image, radio, java, option, onclick, onload, onerror, onreset, dan lain sebagainya.