Pengertian Objek dan Class Pada Pemrograman Java

Java adalah Bahasa Pemrograman berorientasi Objek, suatu design berorientasi Objek merupakan teknik pemrograman yang memusatkan desain pada objek dan class. Anda perlu mengetahui konsep dasar berorientasi Objek yang salah satunya adalah Class dan Objek.

Daftar isi

1. Pengertian Class Pada Java

Class adalah entitas yang menggambarkan keadaan dan perilaku dari objek(logis). Artinya, Class adalah Cetakan yang berisi serangkaian perintah untuk membangun jenis objek tertentu.

Class juga bisa diartikan sebagai sekelompok objek yang memiliki sifat umum. Contoh dari Class pada kehidupan nyata adalah kendaraan, manusia, hewan, dan lain sebagainya. Misalnya pada class kendaraan bisa memiliki objek seperti mobil, sepeda motor, pesawat, dll.

Sebuah Class bisa memiliki salah satu dari jenis variabel seperti Variabel lokal, variabel instance, dan variabel kelas. Class akan mendeklarasikan tipe data baru dan dijalankan sebagai cetakan, dimana model dari objek yang dibuat berdasarkan tipe data tersebut.

2. Pengertian Objek Pada Java

Objek adalah turunan atau hasil dari suatu class, Java sendiri adalah Bahasa Pemrograman yang murni berbasis Objek, sehingga konsep pemrograman dengan prosedural tidak dikenal oleh java. Contoh objek bisa Anda lihat dikehidupan sehari-hari seperti pesawat, mobil, kucing, dll.

Semua Objek memiliki state dan behavior, state adalah keadaan sedangkan behavior adalah perilaku. Misalkan objek dalam kehidupan nyata adalah Fizi(nama manusia) yang memiliki keadaan(nama, alamat, umur) dan perilaku(tidur, makan, melompat).

Objek dalam perangkat lunak juga memiliki keadaan dan perilaku. Keadaan pada perangkat lunak disimpan dalam field(variabel) dan perilakunya ditunjukkan melalui method-method.

3. Pengertian Konstruktor

Konstruktor adalah method yang memiliki aturan nama yang harus sama dengan nama class. Setiap Class yang dibuat memiliki Konstruktor, jika Anda tidak membuat konstruktor pada class, secara otomatis Compiler Java akan membuat konstruktor default.

Dalam konstruktor, Anda tidak boleh memakai keyword void. Selain itu, Anda juga bisa membuat konstruktor lebih dari satu dan menjalankannya setiap kali suatu objek baru dibuat. Suatu Konstruktor java bisa memiliki parameter ataupun tidak.

Berikut adalah sintaks untuk Membuat Konstruktor Pada Java dengan menggunakan parameter ataupun tidak.

contoh kode/program/sintaks java
public class Kendaraan{
    
    // Konstruktor Tanpa Parameter
    public Kendaraan(){
    
    }
    
    // Konstruktor Dengan Parameter
    public Kendaraan(String jenis){
    
    }
    
}

4. Membuat Class Pada Java

Pada Pemrograman Berorientasi Objek, Class terdiri dari method maupun variabel. Pada java sendiri, ada 2 bagian utama dari class yaitu deklarasi class dan class body.

Class Declaration mendeklarasikan nama kelas, dan class body mendeklarasikan variabel dan method. Dalam class body, bisa Anda bedakan menjadi 3 bagian utama antara lain Konstruktor, variabel, dan method. dan berikut adalah sintaks untuk Membuat Class Pada Java.

contoh kode/program/sintaks java
// Deklarasi Class
public class Kendaraan{
    // Ini Adalah Class, semua konstruktor, variabel, method berada disini
}

5. Membuat Objek Pada Java

Untuk mulai membuat objek, Anda bisa menggunakan kata kunci New yang digunakan untuk membuat objek baru. Selanjutnya ada 3 langkah untuk mulai membuat sebuah objek.

Pertama adalah mendeklarasikan variabel, yang kedua bisa menggunakan kata kunci New untuk membuat objek baru(Instansiasi).

dan yang ke-3 adalah Inisialisasi, yaitu pemanggilan konstruktor setelah kata kunci new. Pemanggilan konstruktor tersebut menginisialisasi objek baru. dan berikut Sintaks untuk Membuat Objek Pada Java.

contoh kode/program/sintaks java
public class Kendaraan{

    // Konstruktor Dengan Parameter
    public Kendaraan(String nama){
        System.out.println("Nama Kendaraannya Adalah "+ nama);
    }

    public static void main(String[]args){

        // Perintah untuk membuat objek jenis
        Kendaraan jenis = new Kendaraan("Pesawat Terbang");
    
    }

}

// Output = Nama Kendaraannya Adalah Pesawat Terbang

6. Contoh Kasus Sederhana dengan Java

Pak Kumis adalah pedagang Sate, tiap Hari dia menjual dan menerima Pesanan dari beberapa Pembeli. Harga Sate yang dijual oleh Pak kumis adalah Rp 950 per tusuk. Suatu hari, Ada seorang pembeli memesan Sate 115 Tusuk.

Jadi, Berapa harga Sate 115 tusuk yang harus dibayar oleh Pembeli?. Nah, Berikut adalah program Java Sederhana berbasis Teks/Console untuk menampilkan rincian pembelian Sate.

contoh kode/program/sintaks java
public class Penjualan{

    // Deklarasi Variabel
    private String nama;
    private int harga, jumlah, total;

    // Konstruktor Dengan Parameter
    public Penjualan(String _nama, int _harga, int _jumlah){
        nama  = _nama;
        harga = _harga;
        jumlah= _jumlah;
    }

    // Method Untuk Hitung Harga Total
    public int total(){
        total = harga * jumlah;
        return total;
    }
    
    // Method Untuk Menampilkan Rincian
    public void tampil(){
        System.out.println("Nama Barang : "+ nama);
        System.out.println("Harga Barang : "+ harga);
        System.out.println("Jumlah yang Dibeli : "+ jumlah);
        System.out.println("__________________________________");
        System.out.println("Total Harga : "+ total());
    }
    
    public static void main(String[]args){

        // Perintah untuk membuat objek
        Penjualan resi = new Penjualan("Roti Kumis", 950, 115);
        resi.tampil();
    }

}

Catatan: simpan file yang berisi program java diatas dengan nama Penjualan.java. jika nama file berbeda, Anda perlu mencocokkan nama file dengan nama Class dan ditulis sama agar program dapat dijalankan. Berikut output dari program java tersebut.

hasil dari contoh program Java | cetak rincian pembelian Sate.
Gambar 6

Dari gambar diatas, diketahui hasil pembelian dari 115 sate tusuk adalah Rp. 109250.00. Anda juga bisa membuktikannya sendiri dengan menghitung harga sate dikali dengan jumlah sate yang dibeli.