Dasar dan Aturan Penulisan dalam Pemrograman Java | Belajar Java

Hal mendasar yang harus diperhatikan antara lain Aturan Dasar seperti Case sensitve, penamaan method, maupun method main yang harus ada disetiap program java, dsb. Selain itu aturan penamaan(identifier) dalam java juga perlu dipahami agar program java berjalan dengan lancar.

Daftar isi

1. Aturan Dasar pada Java

Aturan Dasar pada Pemrograman Java perlu untuk diperhatikan seperti aturan penulisan variable, penulisan class, Case Sensitive, Nama Kelas, Penamaan Method, Penamaan Nama File, dan method main.

1.1  Case Sensitive

Bahasa Java bersifat Case Sensitive. Artinya, identifier atau penamaan untuk variabel, class, method bersifat Case Sensitive. Misal nama variabel Halo dan halo memiliki arti yang berbeda.

1.2  Identifier Java

Identifier merupakan istilah pemberian nama pada komponen-komponen java. Semua komponen Java memiliki nama, nama yang digunakan untuk penamaan kelas, variabel, dan method disebut identifier. Lalu apa yang harus diperhatikan mengenai identifier?.

Pertama, karakter pertama pada identifier harus diawali dengan huruf A-Z atau a-z, bisa juga dimulai dengan karakter $(dollar) atau _ (underscore). karakter kedua dan seterusnya dapat diisi kombinasi apa saja.

Kedua, Reserverd Word atau kata kunci tidak dapat digunakan sebagai identifier. dan yang ketiga, identifier bersifat Case Sensitive.

1.3  Penamaan Kelas, File dan Method

Huruf pertama untuk semua nama kelas haruf menggunakan huruf Kapital, misal ProgramJavaPertama. Kemudian untuk penamaan method, semua nama method diawali dengan huruf kecil, contoh: public void namaMethod(). yang terakhir yaitu nama file yang digunakan untuk menyimpan kode-kode Java harus sama dengan nama kelas.

1.4  Method main()

public static void main(String args[]), untuk memproses program java bisa dimulai dengan method main yang merupakan bagian yang harus ada disetiap program Java.

2. Modifier Java

Modifier merupakan sifat yang dimiliki oleh suatu atribut atau method di Java. Modifier bisa Anda gunakan untuk memodifikasi kelas, method, dsb. Ada 2 kategori modifier dalam java yaitu Modifier Akses dan Modifier Non-Akses.

Modifier Akses memiliki 4 macam antara lain: public, protected, default, dan private. Sedangkan untuk Modifier Non-Akses terdapat beberapa macam antara lain: final, abstract, strictfp, static, synchronized, native, dan transient.

3. Baris Kosong

Suatu baris kosong atau dikenal dengan spasi putih termasuk tab dan enter akan diabaikan oleh program Java. Artinya, baris kosong tidak akan di-compile oleh java.

4. Komentar

sama seperi baris kosong, komentar pada java akan diabaikan oleh kompiler. Java mendukung penggunaan komentar single-line maupun multi-line. komentar single-line atau satu baris bisa menggunakan tanda // (double backslash). Untuk multi-line bisa dimulai dengan tanda /* dan ditutup dengan tanda */.

contoh kode/program/sintaks java
public class ProgramJava{

    // ini adalah contoh komentar single-line
    public static void main(String[]args){

        /* ini adalah contoh komentar
        ** multi-line */
        System.out.println("Halo Duia");
    }
}

5. Reserverd Word

Reserverd Word merupakan kata atau kata kunci yang memiliki arti spesifik bagi komputer. Jadi, Reserverd Word tersebut tidak bisa Anda gunakan sebagai nama kelas, nama method, nama identifier. berikut daftar Reserverd Word pada Java.

contoh kata-kata yang masuk dalam kategori Reserverd Word pada java
Gambar 5

6. Enum Java

Penggunaan enum dimaksudkan untuk membatasi suatu variabel dalam memiliki nilai. Nilai dari variabel bisa kita tentukan atau dibatasi, misal digunakan untuk membatasi jenis kelamin yaitu Laki-Laki dan Perempuan.